Surabaya, 26 Juli 2025 – Di tengah tantangan dunia kerja yang semakin kompleks, Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) dituntut tidak hanya menghasilkan lulusan yang unggul dalam aspek teknis (hardskill), tetapi juga memiliki keterampilan non-teknis (softskill) yang kuat. Menjawab tantangan tersebut, SMK Tamansiswa Mojoagung menunjukkan langkah proaktif dengan menghadirkan guru tamu dari dunia industri dalam rangka memperkuat softskill siswa.
Kegiatan ini berlangsung pada 26 Juli 2025 di SMK Tamansiswa Mojoagung bersama guru tamu dari Fairfield by Marriott Surabaya, yang menjadi saksi kolaborasi strategis antara dunia pendidikan vokasi dan dunia industri perhotelan profesional. Dalam kesempatan tersebut, praktisi dari Fairfield by Marriott Surabaya membagikan pengalaman langsung mengenai standar kerja industri, pentingnya etika kerja, komunikasi efektif, kerja tim, pelayanan pelanggan, hingga attitude profesional.
Banyak perusahaan menyatakan bahwa lulusan SMK sering kali unggul dalam keterampilan teknis, namun belum siap secara mental, komunikasi, maupun etos kerja. Padahal, kemampuan beradaptasi, bekerja dalam tim, menghadapi tekanan, dan berpikir kritis merupakan faktor penting untuk bisa bertahan dan berkembang di dunia kerja.
Dengan kata lain, “softskill is the real game changer.”
Program guru tamu yang dilaksanakan SMK Tamansiswa Mojoagung merupakan bagian dari upaya membangun sinergi antara dunia pendidikan dan dunia industri (DUDI). Kehadiran praktisi industri perhotelan memberikan pengalaman autentik yang tidak bisa diperoleh hanya melalui pembelajaran di kelas.
Para siswa yang hadir dalam kegiatan ini tidak hanya mendengarkan paparan materi, namun juga terlibat dalam simulasi layanan perhotelan, diskusi kelompok, hingga sesi tanya jawab langsung mengenai tantangan dunia kerja sebenarnya. Ini menjadi sarana refleksi dan motivasi yang kuat bagi siswa untuk mempersiapkan masa depan mereka.
Beberapa manfaat langsung yang dirasakan siswa antara lain:
- Peningkatan rasa percaya diri dan motivasi belajar
- Pemahaman etika dan budaya kerja industri
- Kemampuan berkomunikasi yang lebih baik
- Kesiapan mental dalam menghadapi dunia kerja
Kegiatan ini juga membuka wawasan siswa tentang standar kerja internasional dan pentingnya membangun karakter profesional sejak duduk di bangku sekolah.
